Hotel ini terletak satu area dengan Mal Malioboro dan Ibis Hotel yang sudah tua itu, begitu masuk lobi hotel, kami disuguhkan oleh interior yang mewah, elegan (namun sayang kurang sentuhan Jawa), dengan servis yang dahsyat dari staff resepsionis yang suka Freddie Mercury (Afis) dan Smile (Nadvi) dan mereka masing-masing berasal dari Semarang dan satu lagi negeri cendol dawet, saya senang dengan FO sini karena mereka energik, "sumeh", murah senyum, hangat dalam berinteraksi bahkan mengobrol banyak hal dengan mereka.
Ada yang saya ingat ada percakapan menarik, bahwa Mas Nadvi juga suka staycation tetapi menginapnya di OYO, langsung saya jawab bahwa kebanyakan orang itu staycation di hotel lah kok ini malah di OYO -_- ... tetapi belum selesai ngomong saya lanjutkan pembicaraan saya bahwa saya juga sering kok menginap di OYO, Reddoorz, Airy dan sejenisnya di Yogyakarta ini karena selain bagus juga murah kok, buat apa menginap hotel mahal-mahal kalau niatnya
backpacker, kalau menginap di hotel ini kebetulan kan membawa keluarga jadi memang membutuhkan hotel yang besar dan prima serta mencoba hotel baru.
Dan mereka berdua setuju dengan apa yang saya katakan, sayang uangnya.
Lobi
Pelayanan cepat apalagi sebagai member Accor, sayapun langsung dapat kamar yang saya inginkan yaitu
connecting floor dan dapat cityview, mereka memang luar biasa. Selain itu, barang kami diantarkan oleh pegawai yang namanya Enrico, orang Yogya asli, dengan murah senyum dan malah mengobrol lagi lumayan lama, maafkan jika saya terlalu banyak mengobrol dengan staff, tapi staff Novotel Suites sangat ramah dan hangat. Baru kali ini saya menginap hotel rasanya staff sangat baik layaknya keluarga.
 |
| Kamar |
Interior kamar yang bisa dibilang modern, terdapat sofa mungil (untuk mengesankan "suite" walaupun dibanding hotel bintang lima di Condongcatur kamarnya masih lebih besar sana)
microwave, sink, brangkas, lemari tetapi tidak ada kompor. kamar mandi dengan kloset dan shower terpisah, (shower terdapat dua macam yaitu rain dan shower biasa), terdapat hair dryer dan amenities seperti biasa, pintu kamar mandi sistem geser dan tidak ada kunci, negatifnya adalah pintu ruang kloset tidak ada pintu kaca (padahal sekelas Ibis Styles di kota lain ada), jadi begitu pintu geser dibuka pasti "bakekok" kelihatan.
 |
| Sisi Lain |
 |
| Kitchenette |
Televisi super besar dan canggih, seperti kebanyakan hotel Novotel terbaru, nama pemesan akan ditulis di televisi dan televisi tersebut cukup canggih karena bisa Smart View (memancarkan layar ponsel, terutama dari merek Korea), dan Bluetooth Audio (bisa memancarkan musik dari ponsel atau gadget yang memancarkan bluetooth), serta ada USB (di tembok meja kerja) yang sayangnya saya tidak sempat mencoba. Mungkin untuk kalangan sepuh agak sulit menggunakan TV karena sistemnya mirip IPTV. Kamar modern, dengan sofa bulat dan stool serta coffee table yang dipisahkan dengan partisi, terdapat meja kerja juga dengan lampu gantung di atasnya. Pemandangan indah karena menghadap ke selatan (bukan menghadap tembok, terima kasih resepsionis !)

 |
| TV |
Karpet yang berkualitas tinggi dan bentuknya modern serta kualitas tidur yang mantap (tempat tidurnya nya lumayan lebar dan empuk, linennya pun wangi sehingga kualitas tidur pun berkualitas), serta colokan di pinggir tempat tidur merupakan nilai plus untuk mengisi gadget. Kamar kami juga terkoneksi dengan kamar sebelah (minta di kamar nomor X03/X05).
Kami juga mencoba makan pagi di restoran di lantai delapan, pilihannya cukup variatif ada Indonesia, Western dan Continental, pilihan jus pun cukup lengkap serta ada jamu, rasanya pun juga lumayan enak, jika ada tamu yang merokok bisa di bagian luar dengan pemandangan langsung menghadap ke Gunung Merapi jika tidak kabut. Sayang staff restoran tidak begitu cekatan, tetapi murah senyum juga.
 |
| Restoran |
Selain itu saya juga mencoba studi banding mengunjungi kolam renang, berada di top floor di lantai 10, waktu itu kondisi kolam sedang sangat sepi, dan ketika mengobrol saya ditemui oleh pool attendant yang sebut saja "Lone Wolf" bahkan saya lupa nama aslinya, orang nya bersahaja, sangat baik dan mengajak ngobrol banyak hal dan tukar pikiran, saya benar-benar terkesima dengan pelayanan hotel ini karena pool attendant nya pun dari orang yang berpengalaman tinggi dari perkapalan dan bersertifikasi, sungguh menakjubkan. Pemandangan yang dari view kolam renang juga keren karena memang hotel tertinggi di area ini, sayangnya belum ada fasilitas kebugaran seperti fitness dan spa, memang masih baru, serta kolamnya agak cetek (kurang dari 1.4 m)
 |
| Pemandangan |
Fasilitas lain adalah musholla yang terletak di Lantai 5 dekat Mataram Ballroom, kondisinya sangat manusiawi walau tidak mewah tetapi lumayan besar, serta tempat air dan musholla nya benar-benar tertata dengan baik, banyak hotel yang meremehkan fasilitas seperti ini. Toiletnya pun juga didesain dengan baik dan super bersih serta wangi. Untuk parkir basement dapat langsung diakses menggunakan lift yang disediakan spesial, berbeda dengan Ibis yang menggunakan tangga.
 |
| Musholla |
 |
| Toilet |
Hotel ini juga terkoneksi ke mal lewat pintu luar, dan lantai lima melalu Mataram Ballroom (jalan rahasia), tetapi untuk lantai lima dikhususkan untuk tamu hotel dan dijaga satpam. Bahkan saya sempat janjian dengan seseorang (dadakan) untuk bermain di sebuah arena permainan di Mal Malioboro, dan sayapun masih sempat mandi dulu baru ketemu karena lokasi arena permainan tersebut letaknya benar-benar persis di bawah Novotel Suites. Tinggal pencet lift saja dari lantai kamar, dan turun sedikit menggunakan eskalator.
 |
| Lobby Lift |
 |
| Tepat di bawah gedung Novotel, bisa main atau belanja di mal |
 |
| Dekat dengan Malioboro |
Dekat dengan Jalan Malioboro adalah kunci utama karena lokasi ini lah yang dijual mahal oleh hotel, walaupun saya menghindari ketika akhir pekan dan memilih menginap di Grand Mercure karena faktor keramaian yang sangat padat apalagi hari libur. Proses check-out sangat cepat dan efisien, tidak banyak bertele-tele, dan ringkas bahkan yang melayani sama hingga dua orang saking mereka senengnya kepada saya, dan sebagai komplimen saya tulis nama mereka di guest comment dan semoga mereka semua dapat naik gaji. Menurut saya hotel ini adalah hotel terbaik di Yogyakarta secara servis terutama di FO.
Dan, satu lagi, karena saya member Accor, jadi saya bisa mendapatkan harga spesial di Rp700.000an sedangkan publish rate mulai dari Rp1,sekian. Karena saya tidak diendorse dan bayar sendiri jadi saya rekomendasikan hotel ini untuk keluarga. Kalau saya pribadi dan sendiri, tentu hotel yang murah meriah saja.
Sekian dan terima kasih.
Rama D - ramadolan.
Sebagian foto yang tidak pakai watermark sudah dikirim ke Tripadvisor.
Komentar
Posting Komentar