[Unexpected Journey I] - Bersukaria dan Tidak Disangka Bisa Menonton Shaggy Dog (6)


21 Juli 2019


Seperti biasa, pagi yang cerah Budhonk sudah datang untuk menjemput dan saya pindah penginapan lagi dan diantar olehnya, namun syukurlah di penginapan berikutnya saya langsung dapat kamar walaupun tempatnya tidak sebagus yang kemarin, tetapi yang enak adalah dekat dengan rumah Budhonk jadi mobilitasnya bisa semakin mudah. Setelah urusan penginapan kelar, kami langsung tancap gas ke tempat karaoke untuk ketemu dengan Riay dan tentunya karaokean, kali ini benar-benar mood terbakar.


Akhirnya, kami ketemu dengan Riay dan bertemu di Top40 (tempat karaoke) untuk karaoke dan kali ini mendapatkan ruangan yang jauh lebih baik dari sebelumnya kita datangi, dengan suara yang mantap dan enak.


Seperti cerita di awal, Riay sangat senang menyanyi, dan kali itu saya dalam kondisi benar-benar on-fire juga dan maha dahsyat semangatnya, kami menyanyikan beberapa lagu baik yang semangat maupun yang galau, dan lucunya adalah Riay agak meneteskan air mata ketika menyanyi lagu lawas nya Ungu Cinta Dalam Hati, tetapi setelah itu beliau bisa menyanyi dengan semangat lagi ketika mendengar lagu yang semangat lagi, terutama cendol dawet.


Kami menyanyi lagu Andmesh, Zayn Malik, Ruth Sahanaya, Pasto, Project Pop, Shaggy Dog, JKT48, The Rain, S07, lagu dangdut coveran, dan yang masih teringat sampai saat ini adalah Shawn Mendes SeƱorita dan suara Riay yang tinggi itu cocok jadi Camelia Cabello dan suaranya masih terngiang-ngiang di kepala gw sampai saat ini.


Selesai karaoke, pada awalnya kami bingung mau ke mana, akhirnya diputuskan untuk cus ke Malioboro Mal untuk bermain di arena permainan Funworld, yang pada awalnya mereka sempat bingung karena arena permainannya kok menjadi kecil di lantai atas, usut punya usut ternyata sudah pindah ke bagian mal yang baru yang lebih lapang.


Akhirnya kami pun bermain beberapa permainan, salah satunya adalah memasukkan bola ke dalam lubang berputar (entah lupa namanya) saya bermain dengan Riay, Budhonk sedang bermain basket-basketan, dan benar-benar di luar dugaan kami bisa memasukkan ke lubang bonus ! Sangat menggembirakan dan kami sampai berteriak hingga orang-orang melihat kepada kita.


Selain itu kami juga main beberapa permainan lain seperti Budhonk bermain meninju dan memukul dengan palu, saya bermain permainan kecil-kecilan lain dengan Riay, cuma saya lupa main apa/

Kemudian, permainan dilanjutkan dengan bermain hockey meja, untuk ronde pertama Riay melawan Budhonk, Budhonk menang, babak selanjutnya adalah Riay melawan saya, kami berdua main sampai bola hockey nya kelempar-lempar keluar meja saking nafsunya dan hasilnya adalah saya yang menang, dan babak final Budhonk melawan saya, dan pemenangnya adalah Budhonk dengan menang tipis.


Para wanita melanjutkan permainan dengan bermain tarian atau dance, saya melihat mereka sungguh asyik sekali dan lumayan lama juga, padahal mereka nyindir orang yang tidak turun-turun dari mesin dance tetapi nyatanya tanpa mereka sadari juga lama hahaha. Saya jaga barang saja sambil fokus melihat galeri.

Bermain di Funworld

Karena arena permainannya tidak seberapa besar, kami menyudahi diri dan berencana untuk keluar mal untuk menikmati malam dan suasana malam minggu di jalan yang sudah sangat terkenal di Indonesia tersebut.


Kami pun keluar mal untuk menikmati malam di Malioboro dan sempat jalan ke arah selatan, rencanaya mau ngalor ngidul tetapi ada perdebatan dan langkah kami pun sempat terhenti di depan Ria Busana sambil duduk-duduk di kursi trotoar depan Ria Busana, mbak Riay menginginkan naik sepeda untuk berkeliling Malioboro tetapi saya dan Budhonk tidak mau tetapi alasannya lupa. Walaupun dengan pertimbangan yang agak alot, akhirnya kami  memutuskan untuk berjalan ke arah KM 0 dan beranjak dari Ria Busana menuju mal, sambil jalan saya masih menyempatkan diri untuk memotret Riay di suasana malam Malioboro nan indah permai itu.


Singkat cerita, kami pun kembali ke Mal Malioboro, tetapi sebelum ke parkiran untuk mengambil motor, kami singgah sebentar ke Hero Supermarket (yang sekarang sudah tutup) karena Riay lagi-lagi harus menjalani aktivitas rutinnya yaitu berbelanja untuk keperluan di rumahnya. Selesai belanja kami pun ambil motor dan berkendara hingga titik KM 0 dan parkir di kantor Pos Indonesia.


Kami pun foto-foto di KM 0 lagi tetapi lebih fokus untuk memotret Riay karena beliau belum pernah foto di sini ketika malam hari katanya, dan rupanya malam itu adalah malam minggu jadi tidak heran kalau suasananya sangat ramai sekali. Mau foto si Riay terganggu banyak orang sehingga hasilnya kurang memuaskan. Bahkan yang lebih kocak Riay sampai jalan ke tengah jalan yang super sibuk demi dapat angle yang tepat, namun dengan kondisi yang aman tentunya, kami bukan orang ngawur haha.


Selesai dari kegiatan foto-foto sebenarnya kami sudah mau cus pulang, tetapi melihat ada ramai-ramai orang yang sedang menonton penyanyi yang menyanyikan tembang lawasnya Koes Plus dan orang-orang tersebut juga pada menari bersuka cita di sini, kami pun tidak jadi pergi dan melihat keramaian tersebut, malah mereka berdua pun ikutan menari dikala saya menjadi penitipan tas dan juru rekam, namun walau begitu, kami semua benar-benar larut dalam suasana nan indah dan larut dalam suasana keramaian nan indah. Kalau tidak salah acara ini diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan DIY.

Suasana Malioboro

Usai melihat nyanyian dan menari, kami pun kembali ke tempat parkir untuk cabut dan begitu melewati alun-alun tiba-tiba terdengar sayup-sayup suara dari sana, ternyata ada Shaggy Dog lagi konser dalam rangka acara The Big Start by Blibli di Alun-alun.

Kami pun tanpa basa-basi langsung puter balik dan parkir di seberang alun-alun, walaupun saya harus terkena pemeriksaan tas karena tas saya besar sekali, tetapi kami dengan mudah bisa masuk ke tempat Shaggydog tampil tersebut walau harus melewati orang jualan (karena memang acara tersebut digelar karena pameran jualan yang diadakan oleh Blibli).


Sebenarnya, saya tidak terlalu paham dengan lagu-lagunya Shaggy Dog, berbeda dengan Budhonk yang memang sudah hafal dan sering menonton penampilannya. Tetapi saya menikmati euforianya, dengan merekam maksimal satu menit, sisanya menikmati lagu karena percuma saja kalau menikmati konser atau apa dengan fokus terhadap ponsel.


Kami ternyata tidak terlalu terlambat, bahkan masih bisa menikmati banyak lagunya hingga tiba di akhir pentas ada lagu Sayidan yang sudah terkenal itu, nah di situ baru saya paham lagunya, tidak menyangka barusan karaoke dengan lagu tersebut eh ndelalah bisa menonton penampilan aslinya. Sungguh hari itu berkesan.

Shaggydog


Pulang dari sana, kami berdua (karena Mbak Riay pulang ke rumahnya) masih menyempatkan diri untuk makan nasi goreng di dekat rumahnya Budhonk sambil membahas apa yang sudah kami alami tadi, tidak nyangka kemarin ke Sayidan, terus siang tadi karaoke lagu Shaggy Dog dan malamnya bertemu beneran, ini benar-benar mengesankan dari sisi apapun juga.


Saya pun diantar oleh Budhonk ke penginapan, lucunya hari itu sudah pukul sebelas dan hendak basa-basi dengan orang penunggu penginapan, awalnya saya menolak disuruh duduk karena niatnya hanya sebentar saja, tetapi lama-lama pegal dan saya duduk sampingnya, ngobrol sana sini dan tidak sadar waktu sudah menunjukkan pukul 1.30 pagi ! Padahal niatnya hanya lima belas menit saja, ya sudah saya undur diri dan naik ke kamar untuk beristirahat.


This is very unexpected moment and I don't even think about it

Komentar